22 tahun telah kemudian sejak kejadian Kejadian Trisakti judi online yang selaku penanda perlawanan mahasiswa terhadap pemerintahan Orde Baru. Hendak namun hingga saat ini pihak yang sebetulnya bertanggung jawab atas kejadian tersebut belum diadili.

Desakan buat menyelesaikan permasalahan ini mencuat dari berbagai pihak semasih 2 dekade terakhir, terhitung dari Amnesty International Indonesia.

” Awal, Amnesti meminta pertanggungjawaban dari negara buat menuntaskan cerita peristiwa penembakan mahasiswa di Universitas Kejadian Trisakti judi online, Universitas Atma Jaya, dan kampus- kampus yang lain yang terdapat di Indonesia terjalin pada masa dini Reformasi,” Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, kata semacam dikutip dari Web judi online.

Pada 12 Mei 1998, 4 mahasiswa- Elang Mulia Lesmana, Hafidin Royan, Heri Hartanto, serta Hendriawan Si- tewas dalam penembakan para partisipan demonstrasi yang menentang pemerintahan Soeharto, di kampus Universitas Kejadian Trisakti judi online, gerogol, Jakarta Barat.

di bentuknya Dokumentasi Komisi buat Orang Lenyap dan Korban Tindak Kekerasan Mahasiswa( Kontras) yang mencatat ada dekat 681 korban luka- cedera dari berbagai perguruan besar di Indonesia.

Korban penculikan membagikan sokongan politik dengan harapan penyelesaian kasus tersebut

Ada salah satu nama aktivis yang pula dikenal dari peristiwa kejadian penembakan 1998 sosoknya di ketahui selaku Desmond Junaidi Mahesa. Dia jadi salah satu korban penculikan paksa dari sebagian aktivis pro demokrasi pada disaat itu.

“ Saya diculik dikala hendak rapat dengan Forum Pemuda( Forum Kebangsaan Pemuda). Itu kumpulan organisasi mahasiswa non- HMI( Himpunan Mahasiswa Muslim). Temu di GMKI. Saya dari Cililitan, saya naik angkot, jalur kaki, didorong jatuh, ditutupi kain hitam dan dimasukkan ke dalam mobil. Sehabis itu saya sama sekali tidak tahu di mana tempatnya,” kata Desmond dalam interview poker online.

” Saya terletak di tengah[di dalam mobil]. Ada orang di kiri dan kanan, dan 2 orang di depan. Jadi saya ada di tengah dan tidak bisa berbuat apa- apa.”

Desmond mengklaim dia tidak ingat berapa lama dia terletak di dalam mobil, tetapi ingat jika momen berikutnya ialah dia disekap di sesuatu ruangan. Terselip pula sebagian orang yang ditahan di sana.

” Ini ialah urusan operasional. Tegasnya dan diperintahkan Panglima Tentara Nasional Indonesia(TNI),” kata Desmond.

” Mengapa? Indikasinya merupakan[ada] polisi dan orang- orang diculik secara berbeda. Oleh lembaga yang berbeda.”

10 tahun menjabat di parlemen, dikala ini Desmond Junaidi Mahesa ialah Pimpinan Komisi 3 DPR RI( Majelis Rendah) yang membidangi masalah hukum dan keamanan nasional.

Pada pemilu nasional tahun setelah itu, Desmond secara terbuka memberikan support kepada calon presiden nomor 2 Prabowo Subianto, yang disaat Kejadian Trisakti 1998 menjabat sebagai Panglima situs judi online.

Sebagian korban penculikan, serta anggota keluarga dari mereka yang tidak pernah kembali, menganggapnya bertanggung jawab. tetapi  Desmond mempunyai tatapannya sendiri.

“ Dini itu saya mau mempermasalahan yang terikat dengan saya ini,” katanya. Kedua, berbagai apa Prabowo, apabila terpilih sebagai presiden, tidak menarangkan peristiwa- kejadian yang cenderung memfitnah dirinya.

Desmond mengaku tidak menyalahkan Prabowo karena itu berarti berpikiran kecil dan terjebak dalam permainan politik orang- orang yang mempertaruhkan dirinya.

“ Dalihnya kebenaran ini benar berarti Prabowo bersalah, saya bakal katakan dia bersalah,” tuturnya.“ namun jika dalam konteks tentara, sebetulnya ia bukan yang mula- mula dimintai pertanggungjawabannya.

” Apabila ini ialah sesuatu perintah, hingga itu harus jadi tanggung jawab bersama- sama. Tuturnya judi online”

Desmond berharap, seandainya Prabowo terpilih selaku presiden, dia  hendak menyelenggarakan proses klarifikasi kasus yang dan menyeret namanya.

” Saya tidak membela Prabowo,” tuturnya.” Buat saya mesti terselip klarifikasi buat kepentingan keluarga korban dan kepentingan bangsa ini supaya tidak terulang kembali oleh rezim yang bakal berkuasa di masa depan.”

Desmond mengaku memandang rezim pemerintahan pasca 1998 tidak memproses kasus Kejadian Trisakti secara adil judi online terbaik.

Karena masalah pelanggaran HAM berat jadi tanggung jawab pemerintah buat memberikan rasa aman kepada rakyatnya, ucapnya. Dan ini harus diproses… dalam proses peradilan. Ini yang belum dicoba rezim, dari Habibie… Gus Dur… Megawati, SBY, terhitung Jokowi.

” Buat saya, saya berharap proses ini diselesaikan. Aku berharap masing- masing rezim baru menyelesaikan masing- masing kejahatan hak asasi manusia.”